Pola Makan Terbaik Bagi Penderita Obesitas

Spread the love

Kelebihan berat badan merupakan masalah kesehatan paling umum di Amerika Utara, lebih dari 60% orang dewasa mengalami hal ini. Dari data tersebut, 24% merupakan orang Kanada dan 35% adalah orang Amerika, mereka dianggap memiliki obesitas dan berisiko tinggi untuk kematian dini.

Obesitas bisa menyebabkan masalah fisik seperti sesaf nafas, kesulitan bergerak, dan lain-lain. Masalah tersebut membuat penderitanya kesulitan menjalani hidup normal. Penderita obesitas memiliki risiko yang lebih tinggi menderita jantung koroner, tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, dan beberapa jenis kanker. Konsekuensi kesehatan lainnya meliputi kerusakan sendi penahan beban. Hal tersebut akan menyebabkan osteoartritis dan kecacatan, yang berujung ketidakmampuan bergerak dan akhirnya berat badan terus bertambah.

Kaitan Dengan Nutrisi

Makan terlalu banyak adalah faktor utama penyebab obesitas dan bertambahnya berat badan. Berikut panduan mengenai pola makan yang dapat membantu Anda menurunkan berat badan:

Batasi kalori. Pola makan yang mengandung sekitar 1.500 kalori per hari untuk wanita dan 2.000 untuk pria adalah yang terbaik. Terlebih lagi jika dikombinasikan dengan program olah raga sedang, kombinasi tersebut akan berdampak penurunan 1 sampai 2 lb (0,46 sampai 0,90 kg) dalam seminggu. Hati-hati terhadap kalori kosong, kalori kosong adalah kalori yang tidak mengandung nutrisi sama sekali, contohnya cemilan tinggi lemak, makanan tinggi gula, alkohol, dan lain-lain

Jangan lupakan sarapan. Melewatkan sarapan tidak menguntungkan sama sekali. Banyak orang berpikir bahwa mereka dapat membatasi asupan kalori dengan tidak sarapan, itu salah besar. Justru dengan sarapan, Anda dapat memangkas jumlah kalori yang masuk. Satu penelitian yang dilakukan U.S. Health and Nutrition  menemukan bahwa pria yang melakukan sarapan memiliki berat badan 2.7 kg lebih rendah dari wanita yang tidak sarapan.

Konsumsi makanan tinggi serat. Makanan tinggi serat hanya mengandung sedikit kalori dan sedikit lemak. Makanan tinggi serat juga akan dicerna perut secara lambat. Salah satu cara Anda untuk mendapatkan serat saat sarapan adalah dengan mengonsumsi sereal tinggi serat.

Salad dapat membantu Anda. Salad yang berisikan sayuran hijau mentah seperti wortel, zucchini, dan brokoli mengandung kalori yang sangat sedikit tapi kandungan air dan seratnya tinggi, hal ini dapat membuat Anda mudah kenyang. Saat mengonsumsi salad, hati-hati terhadap dressing-nya, karena biasanya mengandung kalori yang tinggi.

Cukupi asupan protein. Pastikan ikan, ayam, atau kacang-kacangan terdapat pada pola makan Anda, makanan-makanan itu dapat mencukupi kebutuhan protein Anda.

Coba produk susu rendah lemak. Orang yang kekurangan kalsium akan merasa lapar terus. Anda dapat menikmati produk susu seperti susu, keju, dan yogurt asalkan rendah lemak.

Kacang-kacangan yang sehat. Banyak penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi porsi sedang kacang-kacangan secara teratur akan memiliki indeks massa tubuh lebih rendah daripada yang tidak melakukannya.

Selain Pola Makan

Pola makan sehat memang dapat membantu Anda, tapi tips-tips berikut juga bisa membantu:

Olahraga. Jika Anda ingin menurunkan berat badan, cobalah beraktivitas lebih. Satu jam atau 90 menit olahraga sedang atau 30 menit jogging, aerobic, dan lainnya merupakan olahraga yang paling cocok.

Buatlah jurnal. Tantangan terbesar saat ingin menurunkan berat badan adalah konsisten menjalankannya. Memantau berat badan secara rutin dan tetap konsisten pada rencana awal dapat membantu Anda meraih hasil yang maksimal. Tulislah apa yang Anda makan, kapan Anda berolahraga pada jurnal, hal tersebut dapat membuat Anda lebih bertanggung jawab dan menghindarkan Anda dari kebiasaan yang tidak sehat.

Sumber: https://www.deherba.com/obesitas-tapi-sehat-apa-bisa.html